Meody Of Love #YeYoung Couple

MELODY OF LOVE  #YeYoung Couple xD

= = = = = = = =

Title : Melody of love

Author :  BeeABlood

Leght : ONESHOOT

Genre : Romance, school life

Cast :

^.~  Park Mi-Young

^.~ Yesung

^.~  Henry Lau

And other cast …

Disclaimer : This fanfiction is mine.. Don’t be a copy paste.. all actors belong to God and their parents only. Hohohoho…

A/N : Annyeong.. hehe balik lagi bawa ff baru😛 .. padahal masih banyak ff yang belom terselesaikan ya? Hahaha.. miann.. miann…😛 ah ya~.. ff ini aku buat karena terinspirasi dari komik xD .. hihihihihi…. HAPPY READING ALL ^^

= = = = = = =

“IGE MWOYA ??” aku shock saat melihat nilai music ku.. aish… habis sudah kesabaranku!!! AAA~~ Guru tak punya perasaan!!  Mati-matian aku menafsirkan gubahan beethoven, Cuma dikasih nilai 3??? Eeeeerrrr~~~ dia benar-benar menghinaku!!  Ish… keterlaluan!!  Ah~ tapi mulai hari ini aku panggil guru kursus ke rumah, aku akan berlatih lebih tekun lagi!! Binggo!! Ide yang bagus! Rasakan kau KIM JONG WOON!!!!

“sekenario yang baguss!!” ucapku sambil mengepalkan tangan dan meninjukannya(?) ke atas.

1 hours Later,,

“ miyoung agaessi.. guru piano sudah datang..”  ujar kim ahjumma. Kim ahjumma adalah pembantu dirumahku. Tapi walaupun begitu.. aku sudah menganggapnya sebagai imoku sendiri.

“oh nee~.. suruh saja dia masuk ahjumma..”

Tok

Tok

Tok

“silahkan masuk..”

CEKLEK

“jeoseonghamnida,,,” ucap seorang namja. Sebentar,, sepertinya aku mengenal suara baritone ini.

“nee.. annyeong haseyo… Aku sudah mengunggu..” ucapku sambil berbalik. Dan betapa terkejutnya aku melihat seorang namja dyang ada dihadapanku.

“Annyeong haseyo… salam kenal… eh? Bukannya sudah kenal ya? Park Mi-young-sii?”

“MWOYA?? KAU??”

“oh, pantas rasanya pernah mendengar marga ini!.. Ternyata memang kau! Hehe..”  ucapnya sambil menjabat tanganku “Yesung Sunbae???? Kenapa kau..?”

“wae?”

“Tak usah mengajar…” ucapku ketus sambil memalingkan wajahku

“he??”

“tak ada yang bisa kupelajari dari sunbae.. anggap saja pembicaraan ini tak pernah ada”

“mwo?”

“ahjumma~ tolong antarkan guru baru ini pergi..”

“nee agaessi..” ucap ahjumma sambil mendorong namja menyebalkan itu keluar

“yaaa~~!! Chamkamman! Aku kan hanya kerja sambilan disini!?”

JREEEENNGG

Kutekan tuts piano dengan kasar. Aish!! Begitu banyak guru piano, tapi kenapa harus dia???? Kim jong woon atau yang biasa dipanggil yesung, guru musik di sekolahku. Dia tak pernah memberiku nilai DI ATAS 4 !!

Dia selalu memberiku nilai 3 .. huuaaa menyebalkan!!  PADAHAL AKU INGIN MENGEJAR KETINGGALANKU DENGAN MEMANGGIL GURU KURSUS KERUMAH!  NAMJA MENYEBALKAN!!!

#flashback @school

“bagus juga..” ucapnya sambil menuliskan nilai dibuku musik ku..”

“kok dikasih dua lagi sih sunbae???”

“mainkan sekali lagi..” ujarnya santai sambil membaca bukunya.

“ish menyebalkan!!!”

“mainkan lebih kuat lagii…”

“cerewet!! “

#flashback and

JENG JRENG

PROK

PROK

PROK

“wah.. agaessi hebat…! kelak pasti jadi pianis!!” ucap kim ahjumma

“nee ahjumma!! Aku pasti punya bakat jadi pianis!! Lihat saja nanti!!”

-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-

@School

-Ruang musik-

Aku berjalan di koridor, menuju keruangan musik. Aigo.. kenapa ruangan ini selalu sepi? Kalau begitu sebut saja ruangan tak berpenghuni! Bukan ruang musik!.. ckckcjcj

TRING~

Dari balik pintu ruangan musik. Terdengar seseorang memainkan melody etude 8 nomor 12 karya skry abin.

“Woah~ hebat..! siapa yag main?? “ ucapku sambil melihat dari jendela kelas.

“yesung subae?? Aigo.. kekuatannya sungguh luar biasa… dia memainkannya begitu mudah!!”

JREENNGG

Yesung sunbae mengakhiri permainan pianonya.

“he..hebat!!” ucap seorang namja yg bersama yesung.

“ya seperti itulah!.. hehe.. selanjutnya lagu apa??”

“mainkan lagu yang lain..”

“baiklah..” diapun memainkan lagu yang lainnya.

Yesung sunbae memainkkannya bagaikan ilusi yang mengesankan! Bukan hanya gayanya,,, sentuhannya juga…

“apa dia guru menyebalkan itu??” gumamku .

CEKLEK

Omo! Apa yang aku lakukan?? Aish.. kenapa aku membuka pintunya secara tidak sadar?? Aish! Miyoung phabo!!

“eh? Ada urusan apa?” tanya namja yang bersama sunbae. Dari name tagnya bertuliska Kim Ryeowook.

“a.. anuu… itu..”

“oh. Miyoung-sii… ayo duduk disini bersamaku..!!” ujar yesung sambil menarik mendudukanku disampingnya.

“eh sunbae,,, aku sedang cari barang yang tertinggal…”

“munkin sudah diserahkan keruang guru…” ucapnya sambil tersenyum

“yesung hyung..”

“ne wokkie-ah?”

“aku pergi duluan ya? Annyeong..”

“nee.. ^^ “

“miyoung-sii… rumahmu mewah yah! Kau tingal sendirian disana?”

“ah tidak biasa saja.. nee.. aku sendirian.. hanya dengan ahjumma..”

“eommeonim dan abeoji ?”

“di Luar negeri..”

“oh..”

HENING

“lain kali kalau kau mencari guru kursus…. cantumkan syaratnya, misalnya mau guru yang baik, atau guru yeoja…”

“yaa!! Jangan hina aku!! Aku tak butuh guru yang baik!! Aku mau jadi pianis profesional!! Se.. sebutkan berapa tarif yang kau minta..”

“hah? Apa maksudmu?”

“tarif mengajar!!.. ku berubah pikiran..”

“aku galak lho mi-young-sii”

“aish… besok sunbae mulai mengajariku..”

“geurae,,”

========================

@Home

“pertama-tama membaca gubahan..” ujar yesung sunbae sambil menyerahkan 10  lembar kertas.

“mwoya?? Sebanyak ini???”

“wae? Yang namanya ujian masuk ya sebanyak ini..” ucapnya sambil menyalakan TV

“aish.. kau kira aku ikut ujian sekolah musik ha?” gerutuku

He? Aku harus memainkan semuanya?? Aish.. baiklah…

Akupun memainkan semua nya dengan hati-hati. Aigo.. cara bermainku sangat kaku dan amatir >.

“yang namanya pianis, harus lebij cepat..”

“huh~..”

“coba mainkan lagi??”

Akupun memainkan kembali , mencoba untuk fokus dan menghayati gubahan yang sedang kumainkan, dan tiba-tiba saja..

PLOK

Sebuah tangan mencengkram pundakku. Aku terlonjak kaget. Aigo.. yesung sunbae mengagetkanku!!

“Lemaskan pundakmu..” ucapnya sambil memegang pundakku.

“ah ne..”

“Tarik napas! Lepas!…. tarik~!”

“nee… huufftt,…”

“mainkan lagi..” ucapnya sambil melepaskan cengkramannya.

TENG TENG TENG

“STOP!”

“wae?”

“kau serius mau belajar piano??” ujarnya sambil menyilangkan tangannya didepan dada dan berdiri dihadapanku.

“ha?”

“ahjumma~… dimana toiletnya..?” tanyanya polos sambil meninggalkanku

“MWOYA??”

Ish! Menyebalkan sekali!! Dia benar-benar menghinaku!!  Akupun kembali duduk dan memainkan piano itu dengan cepat. Tak peduli jika aku memainkan tak sesuai dengan gubahan yang tertulis.

Kim jong woon! Kau sangat menyebalkan!! Padahal aku sangat menyukai piano.. dan dengan mudahya kau menghinaku huh?? Menyebalkan… tapi… tapi aku tak bisa,,  aku tak bisa memainkannya dengan benar..

PROK

PROK

PROK

“wahh. Sudah bagus tuh… whaaa.. chukkae..”

“ish..”

“buat apa main piano miyoung-sii?”

“eh?”

“bukannya buat diperdengarkan ke orang-orang ya? Kalau mau main piano di depan orang,,, jangan dibelakang.. kau itu.. jangan-jangan ku gugup kalau ada didekatku ya?”

“ha?” binggo!.. kurasa mukaku sudah merah seperti kepiting rebus sekarng. Iago.. dia bisa mengintip hati orang?

“perdengarkanlah padaku.. miyoung-sii…” ucapnya sambil tersenyum..

“n..ne..”

================================

Dan sejak saat itu~.. hari-hariku bukannya lebih menyenangkan tapi lebih sengasara,, huuuaaaa… Yesung sunbae memberikanku lebih banyak gubahan lagu.. dan salah sedikit saja aku dipukul olehnya.. aish..

“yaa~! Salah!! Berapa kali mesti aku ajari huh??” ucapnya sambil memukul kepalaku memakai buku yang ada ditangannya.

“huaaa.. appooo~!”

Tidak dirumah.. tak disekolah.. namja menyebalkan ini selalu saja mengajariku dengan galak!!

“pulang saja sana ke indonesia~~!!” teriaknya geram

“aku sudah pulang kok… liburan musim panas kemarin,,”

Pletak!

“sudah cepat mainkan lagi!”

“yaa! Appeoda!!”

————————————————-

“waa~~ bagus sekali~! Itu namanya muridku~!” ucapnya sambil mengacak2 rambutku..

“hehe..”

“kukiran kau hanya iseng main piano.. lain halnya kalau kau mau jadi profesional..”

“mwoya? Padahal tadinya kau tak berniat mengajar..”

“selamt berjuang ya!”

“ahahaha.. nee… yesung sunbae..”

-keesokan harinya-

@home

“pelajaran hari sabtu bisa pindah ke hari minggu??”

“boleh saja, waeyo sunbae? Sunbae mau kencan ya?” ucapku polos

“aniya…”

“lalu kenapa?”

“ada teman yang menikah..” ucapnya sambil berlalu keluardari rumahku begitu saja. Ha? Waeyo? Dia menyembunyikan sesuatu? Aish.. mollaseo.. lebih baik aku cari tau saja besok hihihi..

———————

Restaurant Sweet garden? Dari pengintaian hyeri, aku tahu sunbae pergi kesini…

Kencan di restaurant??

Akupun mengintip dibalik pagar, terlihat banyak sekali orang didalam taman di halaman sebuah gedung restaurant oh.. garden wedding.. ternyata sunbae tidak berbohong.. hehe..  kalau begitu aku pulang saja…

STRING~ *suara violin ceritanya xD

Violin?

Akupun membalikkan badan dan sedikit masuk ke dalam… kyaa~~ apa aku tak salah liat?? Violis Henry lau dan Yesung sunbae?? Aigo… mereka memainkan lagu gubahan Mendelsshon?? Cepat sekali!! Yesung sunbae juga bermain dengan bagus, tak mau kalah dengan gesekan violin henry!.

PROK

PROK

PROK

Wah.. semua terpikat oleh penampilan mereka… Kenangan duet yang romantis.. duet piano dan violin melahirkan nada-nada yang manis.. aku ingin selalu mendengarkan suara yang indah ini… aku masih memejamkan mataku untuk mengingat suara indah tadi sampai akhirnya seseorang menyadarkanku.

“Miyoung-sii.. kau memata-mataiku ya?”

“a.. aniya aku kebetulan lewat sini.. hehe.. jadi aku mampir.. wah.. su.. sunbae cocok sekali pakai tuxedo lho..” ucapku gugup. Aish… gawat ini.. lebih baik aku melarikan diri.

“ayo..” ucapnya sambil menarik tanganku.. omo.. apa yang dia lakukan? Dia membawaku keatas panggung dan mendudukanku didepan piano, yesung sunbaepun duduk disebelahku.

“ayo mainkan pianonya..” pintanya

“hah? Mwoya?”

“mainkan lagu ‘akuarium’ disusul dengan ‘white swan’”

“tapi sunbae..”

“anggap saja mereka boneka..” ujarnya sambil tersenyum… akupun mulai menekan tuts tust piano.

“nah.. jangan tegang ya??” ucapnya sambil menaruh tangannya yang juga ikut memainkan piano bersamaku. Tanpa sengaja tangan kami bersentuhan,

“jangan difikirkan.. teruskan..”

DEG

DEG

DEG

Aigo.. melihat senyumannya itu membuatku merasa nyaman. Aku tak gugup lagi seperti biasanya, nyaman rasanya bermain piano bersama sunbae. Rasanya seperti terbang~…

PROK PROK

PROK PROK

“menyenangkan bukan?” ucapnya sambil mengacak rambutku pelan.

“iya..” ujarku pelan. Aigoo… aku malu sekali.

“permainanmu bagus juga” ucap henry

“aku henry lau… sahabat yesung hyung..”

“ah.. aku merasa terhormat bisa mengenalmu..”

“dia satu angkatan dibawahku..”

“hyung, kau suka yeoja yang lebih muda ya?”

“dia muridku, bodoh!”

Huaa.. aku haus sekali.. menunggu sunbae mengobrol dengan teman-temannya mendingan aku cari minuman dulu.. ah~.. ini dia..

Aku pun mengambil satu gelas minuman dari meja.

GLUK GLUK GLUK

Ha? Minuman apa ini? Rasanya sangat aneh.. omo.. kepalaku.. pusing sekali?

Aku melihat kedepan dan melihat pengantin pria sedang menggendong pengantin wanitanya. Wahh~ sangat romantis.. mesranya~.. bermain pianobersam orang yang kusayang, suatu saat nanti aku juga akan seperti itu.. seperti…. yesung sunbae?

“hei!! Kau minum alkohol!!!” teriak yesung sunbae samar-samar terdengar ditelingaku,

“he? Sunbae.. kau tahu? Piano? Melodinya sangat indah ya??” gumamku.. dan satu menit setelah itu. Aku merasakan semuanya gelap.

===============

#yesung pov

Aku sedang berbicara dengan teman-temanku dan melihat bocah galak itu sedang melihat kedepan. He? Kenapa dia seperti ling lung begitu? Kudekati dia dan mengambil gelas yang berada di tangannya.

“hei!! Kau minum alkohol!!!” teriakku padanya, tapi dia hanya melihatku dengan tatapannya yang membingungkan

“he? Sunbae.. kau tahu? Piano? Melodinya sangat indah ya??” gumamnya. Dan diapun pingsan. Ck! Dasar ceroboh!

Aish.. eotteokke? Tak mungkin aku membawanya pulang sekarang. Lebih baik aku bawa ke apartemenku saja. Ck! Merepotkan saja kau ini!

Akupun membawanya ke apartemenku dan membaringkannya di kasur. Aigo. Berat juga dia. Kulirik jam dan menunjukkan pukul 12 malam. Wah~.. sudah malam ternyata,,

“chopin nocturne no 27 bagian 2.., ukh.. kepalaku sakit sekali..”  mwo? Saat mabuk seperti inipun dia memimpikan pelajara piano? Ash.

“kau pintar, selamat malam yeoja ceroboh!”

“dimana aku??”

“apartement ku.. sana tidur, kau masih bau alkohol.”

Dia hanya mengucek-ngucek matanya. Aigo.. lucu sekali

“menginap saja disini, ini. Ganti pakaianmu.” Ucapku sambil memberikan baju dan sweater.

“bajuku basah~!” ucapnya sambil membuka baju atasannya.

“yaa!! Yaa!! Tahan dong!! Jangan ganti baju disana! Sana ke kamar mandi!! Dasar bodoh!!”

“sunbae..”

“ne? Sudahkah?”

PLOK PLOK

‘sunbae juga harus tidur~..” ucapnya sambil menepuk-nepuk tempat tidur sebelahnya.

“mwoya?? Mana bisa begitu??”

“hyaa~~ bergadang kan tak bagus untuk kesehatan!!”

“ne ne arraseo!!” akupun membaringakn tidur disebelahnya.

“sunbae akan selalu mengajariku main piano kan??”

“kau ini bicara apa huh? Tetu saja sampai kau menjadi pianis!”

HENING

“miyoung-ah?”

“beethoven~..”

“mengigau lagi ya??” ckckckck… bocah ini mengigau.. hahaha lucu sekali xD

Dia.. yeppeo.. aku mendekatkan kepalaku dan kukecup keningnya.

CHU~

“jal jayo~.. miyoung-sii..”

#Yesung pov end

—————————

“aku pulang ahjumma~”

“aigo.. agaesii kemana saja?”

“jeongmal mianhamnida ahjumma.. begitu sadar ternyata kami keasikan bermain musik sampai pagi.. haha.”

“waahh.. tuan henry sungguhan??” tanya kim ahjumma

“tuan?” tanya henry padaku

“nee~.. dia penggemarmu.. haha”

“ahjumma~.. tolong buatkan minuman..”

“ah ne agaessi.. wah~.. agaessi pasti senang ya bisa mengol dengan henry??”

“haha.. ahjumma.. ne~.. sangat senang..”

Ahjumma dan henry pun pergi ke ruang tamu, sedangkan aku dan yesung sunbae dibelakang.

“sunbae.. kemaren tak terjadi apa-apakan? Jebal~?”

“nee… tapi..”

“TAPI??”

“kau manis kalau lagi mabuk..:

“tuhkan!! Yaa! Sunbae~.. pasti ada apa-apa!”

“memangnya kau mau kalau ada apa-apa?”

“kau meyebalkan..”

= = = = = = = =

Aku sekarang berada di ruang keluarga bersama henry.. yesung sunbae sedang berada di dapur dengan ahjumma.

“miyoung-si.. kau belajar dirumah bersama yesung juga ya?”

“nee~”

“jangan belajar darinya,” ucapnya sambil menaruh gelas di meja

“biar kuperkenalkan guru lain…”

DEG

Apa maksud perkataannya?

“eh? Waeyo?”

“dia sedang mengikuti seleksi kompetisi piano di perancis. Tapi dia bilang, tak ingin ikut seleksi. Padahal tadinya dia bermaksud mengikutinya sampai akhir.

DEG

Sunbae mengikuti kompetisi di perancis?

“aku tak ingin dia menyia-nyiakan bakat demi perempuan.”

Sakit sekali rasanya mendengar perkataan henry. Demi perempuan? Apa dia berfikir karena aku?

“sunbae tak akan begitu..” ucapku. Dapat kurasakan nadaku sedikit bergetar

“memangnya hubungan kalian tak lebih dari sekedar guru dan murid??”

Kurasakan mataku panas. Oh tidak! Aku tak boleh menangis. Ya! Miyoung-ah! Phabo! Untuk apa kau menangisi yesung sunbae?? Dia bukan siapa-siapamu!!

Yesung sunbae… kau meninggalkan kompetisi demi aku?? Wae??

Kalau dia menang, dia takkan mengajariku lagi…

Kami tak bisa bertemu lagi…

Aku juga tak bisa melihat senyumnya lagi…..

@school

“miyoung-ah!!” teriak yesung sunbae sambil menghampiriku

“aku dapat tiket konser henry.. malam ini kau ada waktu??”

“mianhae sunbae..” ucapku sambil berlalu.

GREP

Yesung merangkulku ke dalam pelukannya dan memasuki ruang musik.  Ternyata kami bersembunyi karena ada dua murid yeoja.

“seperti pertemuan rahasia saja ya? Hahaha” ucapnya sambil tersenyum, masih tetap mendekapku. Aku mendongak dan melepaskan dekapannya.

“sunbae.. aku tak berniat seperti itu. Sunbae aneh. Sunbae selalu saja sembarangan.

“mian..” DEG.. mataku panas sekarang.aku tak dapat lagi membendung cairan hangat ini.

“jangan membuatku tertawa. Sunbae memang suka yeoja yang lebih muda eoh??”

“tapi kurasa… murid tak pantas berbicara seperti itu pada gurunya..”

“kalau aku… sama sekali tak tertarik dengan namja yang lebih sok tua.”

“apa maksudmu miyoung???” tanyanya penuh amarah. Dan mencengkram pergelangan tanganku. Aku tak ingin melihat ekspresinya seperti ini,,, tapi.. kata demi kata menyakitkan harus terlontar dari mulutku.

“Sampai-sampai kita disangka pacaran ya? Haha,, sunbae tak udah datang kerumahku lagi…”

“arraseo.. mianhae…”

Akupun melepaskan cengkramannya dan pergi meninggalkan sunbae sendirian dikelas.

Sunbae… seharusnya aku yang minta maaf… tapi.. walaupun begitu.. sunbae terlihat paling berkilau saat main piano..

= = = = = = = = = = =

2 days later

“yesung seongsanim kenapa ya? Tiba-tiba saja dia pergi ke Luar Negeri..” ucap salah satu murid yeoja yg berada di kelasku.

Aku tak menggubris perkataan mereka dan meneruskan kegiatanku yaitu menghafalkan gubahan lagu.  Hah~.. sunbae pasti sedang berjuang disana.. aku juga harus berjuang. Meski butuh banyak waktu.. aku tak ingin membuat sunbae malu saat kami bertemu lagi..

TENG TENG TENG *suara piano ceritanya xD

“Ini…. melodi manis ini? Nocturne yang dimainkan sunbae…” akupun berjalan kearaah ruang musik yang berada tak jauh dari kelasku. Saat kubuka pintu tersebut.. aku tak percaya dengan apa yang aku lihat sekarang. Namja yang aku rindukan ada dihadapanku sekarang..

“Yesung sunbae??”

“annyeong miyoung..”

“kapan sunbae pulang?”

Yesung sunbae tak menjawab pertanyaanku dan malah mengangkat tubuhku ala bridal style.

“yaaa!! Sunbae!! Wae? Turunkan aku!!”

“kita pulang~!” jawabnya enteng

“ha?”

“kau punya paspor kan?”

“mwoya? Paspor? Turunkan akuu!!!” akupun berontak.

“ish kau ini!” ujarnya sambil menurunkan aku dan memukul kepalaku dengan tangannya

“yaa!! Aigo~.. appo!”

“Aku marah! Kau tau?”

“eh?”

“sejak aku pergi kenapa kau tak masuk kelas musik lagi ha??????!!!”  teriaknya ditelingaku.

“lalu apa hubungannya dengan paspor haa???”

“aku datang untuk balas dendam!” ujarnya sambil memelukku. Wajahnya semakin dekat, dapat kurasakan hembusan nafasnya dan

CHU~..

Yesung sunbae mencium bibirku dengan sangat lembut.

“jangan ingkari perasaanmu lagi miyoung-ah..”

“oppa! Kenapa kau menciumku didepan umum ha??”

“aish.. dengarkan dulu.. karirku sebagai pianis memang belum mantap.. tapi aku bertekad membawamu bersamaku.”

“mwo?” aku membulatkan mataku

“kau ingin protes?”

“sama sekali tidak!!”

“bagus kalau begitu..” ujarnya sambil menciumku lagi.

= = = = = = FIN = = = = = = =

Hahahahaha.. eotte? xD

Ajja!! RCL please~..

Leave A Comment !!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s